Ah, gagal !
Libur Sekolah Akhir Tahun Ditiadakan, Pembagian Rapor di DI Yogyakarta Ditunda
TERNYATA, kerinduanku kepada paman tertunda lagi. Pandemi covid belum berlalu. Dari informasi di televisi jika sudah memakai masker, maka 80℅ aman.Jika Sudah vaksin, maka 75% bagi yang terpapar akan sembuh. Tapi tetap saja harus waspada. Langkah kewaspadaannya adalah dengan meniadakan libur sekolah. Padahal sudah terencana , kemana kita pergi saat liburan. Pergi kepantai bersama paman dan keluarga adalah kebahagiaan yang dinantikan.
Paman, seorang sopir angkot antar jemput anak sekolah di Jakarta. Pendapatannya harus berkurang karna sekolah diliburkan di masa pandemi covid 19. Akhir akhir ini sudah bisa bekerja lagi dengan gembira, sekali pun harus hati hati menerapkan prokes. Pamanku punya penyakit penyerta, sehingga resiko terpapar lebih besar daripada orang sehat.
Desember..., yah.... Desember ini bulan yang dinanti. Saat liburan tiba, paman bisa pulang ke kampung halaman. Cucu cucu paman sudah tidak sabar ingin diajak jalan jalan ke pantai. Sekalipun mereka bisa mengajak ibu dan ayahnya sendiri jalan jalan, namun berwisata dengan paman jauh lebih mbahagiakan dan penuh petualangan. Mobil paman selalu sesak karna semua anak anak kecil pengen naik mobilnya. Keramaian cerita selama perjalanan saja sudah membuat bahagia. Apalagi mencari bintang laut dan berenang di tepi pantai bersama keluarga besar sungguh seru. Hal yang beda dari biasanya adalah karna ada paman yang pulang dari Jakarta. Kalau tidak, rasanya biasa saja.
Namun malang , si bulan Desember tak bisa beri kebahagiaan. Jika tidak ada libur, berarti paman tetap harus nyopir angkot dan anak anak jogja harus sekolah, maka habislah hari hari istimewa di bulan Desember yang sudah terlingkar di kalender.
Kapan lagi... ? Sudah setengah pupus, jalan tertutup,kecuali ada celah yang bisa ditempuh. Jangan sepenuhnya menyalahkan kebijakan atau aturan. Waspada mungkin memang solusi yang tepat untuk saat ini. Kewasapdaan lebih baik daipada nekat yang membawa petaka. Tetap bersemangat jalani Desember sampai paripurna, karna sebentar lagi lembaran baru menunggu. Terbuka dan siap untuk ditulis. Rencanakan hal yang baik, lakukan dengan ikhlas, dan iringi setiap rencana dengan do'a. Siapa tau tahun depan, ada tulisan kita yang diganti dengan tinta emas. Aamiin.
#ternyata saya habis minum kopi#2 Desember2021, 23:27.
Komentar
Posting Komentar